Cara Cek BI Checking Secara Mudah dan Efektif

Cara Cek BI Checking Secara Mudah dan Efektif – BI Checking bisa menjadi hal yang menakutkan untuk mereka yang akan mengajukan kredit ke bank. BI Checking atau istilah yang digunakan Bank Indonesia adalah Informasi Debitur Individual (IDI) Historis ini terdata dan bisa dilihat dalam Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia. Data peminjam tersebut harus disampaikan Biro Informasi Kredit (BIK) bank umum ataupun Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang mempunyai modal lebih Rp.10 milyar lebih. Bila Anda pernah memiliki kredit maka rekam jejak Anda ketika mengangsur kredit diberikan nilai mulai dari angka 1 jika kredit lancar sampai angka 5 jika kredit yang anda miliki macet.
cara cek bi checking


Advertisement

Cara Cek BI Checking

Bila rekam jejak Anda memiliki nilai 3 ke atas maka pengajuan kredit berikutnya boleh jadi akan ditolak. Meski demikian aturan bank yang satu dengan yang lain bisa berbeda. Persoalannya banyak debitur termasuk mungkin anda tak menyadari jika nama anda masuk dalam daftar hitam tersebut. Sebab itu sebaiknya Anda cek BI Checking untuk memastikan posisi anda berada di mana. Amankah untuk mengajukan kredit lagi?

Cara cek BI Checking sebenarnya mudah dan cepat lewat sarana online. Pertama Anda harus membuka website resmi Bank Indonesia di alamat www.bi.go.id. Pada menu Moneter pilih dropdown menu Informasi Kredit, selanjutnya Permintaan IDI Historis. Pada halaman Permintaan IDI Historis akan muncul formulir yang mesti dilengkapi.

Pada lembar isian itu ada sejumlah data pribadi yang perlu diisi diantaranya nama lengkap, alamat e-mail, gender, tempat tanggal lahir, alamat, nomor telepon, nama ibu kandung, nomor KTP/SIM serta alasan permintaan IDI. Sesudah form tadi dilengkapi, tekan tombol kirim dan anda akan memperoleh balasan ke alamat email yang anda masukkan tadi. Biasanya email balasan akan diterima antara 4 hingga 7 hari. Biasanya dalam email balasan dari BI akan menjelaskan apakah nama anda masuk dalam daftar hitam BI atau tidak.