Cara Daftar e-Billing Pajak Bagi Para Wajib Pajak

Cara Daftar e-Billing Pajak Bagi Para Wajib Pajak – Proses pelunasan pajak secara manual yang selama ini bisa dilakukan di semua bank ataupun kantor pos kini tak bisa lagi digunakan. Sebab mulai tanggal 1 Januari 2016 pelunasan pajak diganti dengan sistem online lewat layanan e-Billing pajak. Meski begitu dalam masa peralihan ini metode pembayaran pajak lama menggunakan cara manual tetap dilayani oleh beberapa bank seperti BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri dan kantor pos hingga 30 Juni 2016. Selama ini wajib pajak sering direpotkan dengan setoran pajak lewat Surat Setoran Pajak (SSP) yang ribet dengan jumlah kertas berlembar-lembar.

e-Billing Pajak

Cara Daftar e-Billing Pajak Bagi Para Wajib Pajak


Advertisement

Kini para wajib pajak bisa menikmati Surat Setoran Pajak lewat Elektronik (SSE) yang lebih mudah dan simpel. Berlakunya sistem E-Billing pajak adalah bentuk nyata perbaikan layanan dari Direktorat Jenderal Pajak kepada para wajib pajak. Tujuannya adalah memudahkan, lebih menyamankan dan juga memberikan keamanan ketika membayar pajak. Menggunakan e-Billing pajak ini maka para wajib pajak bisa melakukan pembayaran kapan saja selama 24 jam penuh dan bisa dilakukan saat sedang di mana saja. Di samping itu dengan e-Billing ini pun akan mencegah munculnya kekeliruan transaksi berupa transaksi unmatched. Layanan e-Billing dijalankan dengan real time sehingga data otomatis ter-input dalam sistem Direktorat Jenderal Pajak di Jakarta.

Agar bisa memanfaatkan layanan e-Billing pajak ini setiap wajib pajak harus mendaftar lebih dulu. Cara daftar e-Billing pajak bisa dilakukan oleh para wajib pajak dengan akses ke laman http://sse.pajak.go.id cukup masukkan nomor NPWP dan alamat pos-ell. Berikutnya para wajib pajak tak lagi memakai form setoran pajak namun cukup melengkapi data setoran pajak yang disajikan di website resmi pajak tadi. Jika data pelunasan pajak yang dimasukkan sudah betul, selanjutnya wajib pajak akan memperoleh kode Billing yang selanjutnya dipakai saat membayar di bank atau Pos Persepsi, ATM maupun lewat internet banking. Dalam setiap transaksi pembayaran pajak ini wajib pajak akan diberikan Bukti Penerimaan Negara sebagai pengganti Surat Setoran Pajak.